Pesonanusa. Masa depan Bengkulu tidak hanya dibangun dari kebijakan pemerintah, tetapi juga dari keberanian anak-anak mudanya untuk bermimpi, berkarya, dan mengambil peran.
Pesan itu disampaikan Wakil Gubernur Bengkulu Mian saat menerima audiensi sejumlah pemuda yang mengatasnamakan diri “Rembuk Pemuda” di Ruang Kerja Wakil Gubernur Bengkulu, Rabu (23/9).
Didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu Nopri Walihan, Mian berdialog dengan para pemuda mengenai berbagai gagasan dan peran generasi muda dalam pembangunan daerah.
Bagi Mian, anak muda tidak seharusnya hanya menunggu datangnya kesempatan. Justru, pemuda perlu berani menciptakan kesempatan, termasuk membuka peluang kerja bagi dirinya sendiri maupun orang lain.
“Pemuda harus menciptakan terobosan seperti lapangan kerja yang dapat membangun bangsa dalam perekonomian. Karena majunya bangsa di masa depan juga ada di tangan kalian, pemuda-pemuda yang ada di sini,” kata Mian.
Menurutnya, kreativitas dan keberanian anak muda menjadi modal penting menghadapi perubahan zaman. Dari gagasan sederhana yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh, menurut Mian, bisa lahir sesuatu yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Ia pun mengajak generasi muda untuk tidak menutup diri dari perkembangan yang terjadi di sekitar mereka. Anak muda harus mau belajar, memperluas wawasan, dan peka terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Anak muda juga jangan sampai sering tidur. Harus lebih aktif melihat perkembangan bangsa saat ini,” ujarnya.
Mian berharap semangat yang dibawa para pemuda dalam forum Rembuk Pemuda tidak berhenti sebagai pembicaraan. Gagasan-gagasan tersebut diharapkan dapat tumbuh menjadi kegiatan nyata yang membuka peluang, menciptakan lapangan kerja, dan memberi manfaat bagi masyarakat Bengkulu.
Sebab, di tangan generasi muda hari ini, ada banyak kemungkinan untuk menghadirkan Bengkulu yang lebih maju di masa depan. [nata]
