-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Hadiri Musrenbang, Kadis PMD BU Pastikan ADD 2026 Tidak Terdampak Efisiensi Anggaran

| Januari 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-02T15:07:52Z


suasana musyawarah

Pesonanusa. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menggelar rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027 di 19 kecamatan. Salah satunya Musrenbang Kecamatan Air Napal yang dilaksanakan pada Senin (12/1).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Setdakab Bengkulu Utara, Alvian, mewakili Bupati Bengkulu Utara. Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bengkulu Utara Rahmat Hidayat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Parpen Siregar, Anggota DPRD Bengkulu Utara Edi Sanusi, serta Camat Air Napal Amir Mahkmud.

Dalam sambutannya, Alvian menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh proses perencanaan yang baik melalui mekanisme musyawarah.

Menurutnya, Musrenbang menjadi wadah penyampaian usulan pembangunan secara bertahap, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten dan provinsi.

“Melalui proses ini diharapkan realisasi pembangunan yang bersumber dari APBD Kabupaten Bengkulu Utara dapat tepat sasaran, sesuai kebutuhan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat bersabar terhadap sejumlah program prioritas yang belum dapat direalisasikan pada tahun 2026 akibat keterbatasan anggaran daerah.

“Mudah-mudahan pada tahun 2027 lebih banyak usulan pembangunan yang dapat terakomodasi. Mengingat kapasitas APBD terbatas, namun peluang anggaran dari pemerintah pusat tetap akan diupayakan untuk mendukung pembangunan di Bengkulu Utara,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Bengkulu Utara Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat memang berdampak hingga ke tingkat desa.

Meski demikian, ia memastikan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2026 untuk 215 desa di Kabupaten Bengkulu Utara tidak mengalami pengurangan.

“Nominal ADD tahun 2026 sama dengan tahun 2025. Kita patut bersyukur karena dibandingkan beberapa kabupaten lain yang mengalami penurunan, Bengkulu Utara tidak terdampak efisiensi anggaran tersebut,” pungkasnya. [adv]


×
Berita Terbaru Update