Pesonanusa. Puluhan pelaku UMKM kini memiliki ruang baru untuk menggerakkan ekonomi Ramadan. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, meresmikan Kampung Ramadan Tahun 2026 di Balai Buntar, Kota Bengkulu, Kamis (19/2), yang diikuti sekitar 50 pelaku usaha lokal.
Wagub Mian menyampaikan bahwa pemusatan Kampung Ramadan di Balai Buntar merupakan gagasan yang tumbuh secara mandiri dari para pelaku UMKM dan masyarakat setempat.
“Balai Buntar ini sebelumnya menjadi lokasi olahraga sore masyarakat. Kemudian muncul aktivitas UMKM yang perlu difasilitasi. Saya telah mengarahkan agar para pelaku UMKM berjualan secara tertib. Atas nama Gubernur, saya mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk meramaikan Kampung Ramadan ini,” ujarnya.
Menurutnya, UMKM saat ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat serta berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia juga meminta pihak perbankan untuk tidak mempersulit pelaku UMKM dalam mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Pihak perbankan jangan memandang sebelah mata UMKM. Momentum Ramadan ini harus menjadi peluang kebangkitan ekonomi rakyat. Kampung Ramadan ini sangat baik dan ke depan dapat dikolaborasikan dengan berbagai kegiatan lainnya,” tambahnya.
Kegiatan turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu itu, Wagub Mian menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan pengawasan terhadap kebersihan dan higienitas produk yang dijual.
“Pastikan nilai higienitas dan kebersihannya terjaga. Jangan sampai produk yang dijajakan justru membahayakan kesehatan masyarakat,” tutupnya. [rls/nata]
