Proses lelang proyek Prov Bengkulu
Pesonanusa. Komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kembali dibuktikan. Salah satu jalan prioritas di Kabupaten Bengkulu Utara, yakni ruas Kerkap–Tanjung Agung Palik (TAP)–Lubuk Durian, kini resmi memasuki tahap proses lelang.
Tahapan awal yang mulai berjalan adalah lelang kegiatan pengawasan rekonstruksi jalan dengan nilai anggaran sekitar Rp600 juta. Proses ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan ruas jalan yang selama ini dinantikan masyarakat segera direalisasikan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Bengkulu, Mian untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Bengkulu.
Sebelumnya, Mian menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi anggapan pembangunan hanya terfokus pada daerah tertentu. Menurutnya, seluruh kabupaten dan kota harus memperoleh porsi pembangunan yang sama.
“Jangan sampai muncul persepsi ada daerah yang dianaktirikan. Semua kabupaten harus merasakan pembangunan yang sama. Ini komitmen Pak Gubernur,” tegas Mian.
Ruas Kerkap–TAP–Lubuk Durian menjadi salah satu jalur strategis yang selama ini mendapat perhatian masyarakat karena perannya dalam mendukung mobilitas warga dan aktivitas ekonomi daerah.
Meski pemerintah dihadapkan pada tantangan kenaikan harga minyak industri yang berpotensi meningkatkan biaya pekerjaan konstruksi, Pemprov Bengkulu memastikan program pembangunan jalan tetap berjalan sesuai rencana.
Target besar yang dicanangkan Helmi–Mian adalah mewujudkan jalan provinsi mulus pada 2028, sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara merata. [nata]
