Pesonanusa. Senyum dan harapan baru terpancar dari wajah ratusan siswa yang untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu. Di hadapan mereka, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna: tidak boleh ada lagi anak Bengkulu yang kehilangan masa depan hanya karena lahir dari keluarga kurang mampu.
Pesan itu disampaikan Helmi saat membuka kegiatan Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu, Jalan Serawai, Sukarami, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Senin (20/7).
Bagi Helmi, kehadiran Sekolah Rakyat bukan sekadar berdirinya sebuah gedung sekolah, tetapi awal dari lahirnya harapan baru bagi anak-anak Bengkulu untuk mengubah masa depan melalui pendidikan.
"Untuk negara yang ingin maju harus fokus pada pendidikan. Hari ini kita menjadi saksi sejarah, api kebangkitan telah mulai dikobarkan dari Provinsi Bengkulu, Bumi Merah Putih," ujar Helmi.
Ia menegaskan, pendidikan adalah jalan paling ampuh untuk memutus rantai kemiskinan. Karena itu, negara harus hadir memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, bermimpi, dan meraih cita-cita tanpa dibatasi kondisi ekonomi keluarganya.
Sekolah Rakyat yang berada di bawah naungan Sentra Dharma Guna Bengkulu, Kementerian Sosial RI, menerapkan sistem pendidikan berasrama dengan seluruh kebutuhan siswa ditanggung pemerintah, mulai dari biaya pendidikan, tempat tinggal, makan hingga perlengkapan belajar.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah ini menampung 270 siswa dari jenjang Sekolah Rakyat Dasar (SRD), Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP), dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).
Kepala Sentra Dharma Guna Bengkulu, Hari Setiadi, mengatakan program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan membangun karakter generasi muda.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu, Yuliarma Yenni, berharap sekolah ini mampu menjadi rumah kedua bagi anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan, sekaligus melahirkan generasi Bengkulu yang religius, berprestasi, dan siap bersaing di tingkat global.
Program Sekolah Rakyat di Bengkulu sendiri telah dirintis sejak 2025 melalui SRMA 6 Kota Bengkulu dengan 92 siswa yang mayoritas berasal dari keluarga prasejahtera. Kini, dengan hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, semakin banyak anak Bengkulu yang memiliki kesempatan untuk menata masa depan melalui pendidikan yang layak dan berkualitas. [nata]
