Pesonanusa. Nama Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bengkulu Utara, Carles Jhonson, menjadi sorotan usai Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.
Predikat bergengsi yang diterima langsung Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bengkulu, Selasa (2/6), tak lepas dari peran strategis BKAD sebagai garda terdepan dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.
Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mewujudkan visi-misi "Mahabbah", Carles Jhonson dinilai berhasil menjaga tata kelola keuangan tetap berada pada jalur yang tepat. Perannya dalam memastikan pengelolaan anggaran berjalan sesuai regulasi menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan daerah kembali mempertahankan opini tertinggi dari BPK.
Capaian ini sekaligus menjadi nilai tambah bagi Carles Jhonson yang saat ini tengah mengikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2026. Raihan WTP menjadi bukti konkret atas kinerja dan kapasitasnya dalam mengelola sektor keuangan daerah.
Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata yang hadir didampingi Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Utara, Ichram Nur Hidayah, ST, menyampaikan rasa syukur atas kembali diraihnya opini WTP.
“Tentu kita bersyukur karena mendapatkan opini WTP, sekaligus juga kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kepala BPK Perwakilan beserta jajaran Tim Auditor atas dedikasi, objektivitas, dan bimbingan profesionalnya selama proses pemeriksaan,” ujar Arie.
Menurut Arie, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, lanjutnya, akan menindaklanjuti seluruh catatan dan rekomendasi yang diberikan BPK agar pengelolaan anggaran daerah semakin efektif, efisien, dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan raihan WTP tahun ini, nama Carles Jhonson semakin diperhitungkan. Di tengah persaingan menuju kursi JPT Pratama, keberhasilannya mengawal pengelolaan keuangan daerah hingga kembali meraih opini tertinggi dari BPK menjadi modal kuat yang sulit diabaikan. [nata]
