Pesonanusa. Suasana Balai Raya Semarak dipenuhi semangat ribuan siswa SMK Negeri se-Provinsi Bengkulu yang mengikuti Retret Akbar Merah Putih, Selasa (21/7). Pada momen penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menghadirkan mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, untuk memberikan motivasi kepada para pelajar.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu tersebut menjadi ajang pembekalan karakter sekaligus penyemangat bagi siswa baru sebelum memulai perjalanan pendidikan di bangku SMK.
Di hadapan ribuan pelajar, Jusuf Kalla mengajak para siswa berani memiliki mimpi besar sejak usia muda. Menurutnya, cita-cita tidak cukup hanya dibayangkan, tetapi harus diperjuangkan dengan kerja keras, pengorbanan, disiplin, dan doa.
"Anak-anak harus menanamkan mimpi dan cita-cita sejak sekarang. Namun, mimpi itu akan terwujud apabila diimbangi dengan usaha, pengorbanan, serta doa, termasuk doa dari orang tua," ujar Jusuf Kalla.
Ia berharap para siswa SMK di Bengkulu mampu menjadi generasi yang unggul, memiliki keterampilan, dan siap berkontribusi membangun bangsa di masa depan.
Sementara itu, Gubernur Helmi Hasan mengingatkan bahwa berakhirnya MPLS menjadi awal dari perjalanan belajar yang sesungguhnya. Ia meminta para siswa memanfaatkan tiga tahun masa pendidikan di SMK untuk memperkaya ilmu, mengasah keterampilan, dan membangun karakter.
"Pesan Gubernur kepada kalian semua, masa pengenalan lingkungan sekolah sudah selesai. Jangan sampai tiga tahun ke depan lebih banyak bermain daripada belajar. Gunakan waktu sebaik mungkin untuk menuntut ilmu dan mempersiapkan masa depan," kata Helmi Hasan.
Helmi juga menitipkan harapan kepada para guru, kepala sekolah, serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu agar terus membimbing siswa dengan penuh perhatian sehingga lahir generasi Bengkulu yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
"Kepada para guru, kepala sekolah, dan Kadis Dikbud, saya titipkan putra-putri Merah Putih ini agar dididik menjadi generasi terbaik Bengkulu. Retret ini merupakan bagian dari upaya membentuk karakter siswa agar menjadi lebih baik," tutup Helmi Hasan. [nata]
