Semangat tersebut menjadi bagian dari Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 sekaligus Hari Rabies Sedunia 2026 yang digelar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Senin (28/9).
Mewakili Gubernur Bengkulu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan sektor peternakan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Peternakan bukan hanya menyediakan daging, telur, dan susu yang bernilai gizi tinggi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat yang membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Herwan didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu Abdul Hadi.
Dalam kegiatan yang berlangsung 28-30 September 2026 tersebut, masyarakat dan peternak mendapat berbagai layanan, mulai vaksinasi rabies dan pelayanan kesehatan hewan gratis, Gerakan Makan Telur, konsultasi peternakan, pemeriksaan kebuntingan ternak, hingga edukasi inseminasi buatan dan teknologi pakan.
Herwan berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi benar-benar membantu peternak mendapatkan pengetahuan dan layanan yang dapat meningkatkan produktivitas usaha mereka.
“Kami berharap para peternak di Provinsi Bengkulu mampu bertransformasi menjadi peternak yang modern, inovatif, tangguh, serta memiliki daya saing,” katanya.
Ia menegaskan Pemprov Bengkulu akan terus memberikan pendampingan dan dukungan bagi peternak agar usaha mereka semakin produktif dan kesejahteraan keluarga peternak ikut meningkat.
Kegiatan juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada dokter hewan, paramedik, inseminator, serta kelompok perguliran terbaik di Provinsi Bengkulu sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam mendukung kemajuan sektor peternakan. [nata]
