Pesonanusa. Ribuan warga memadati Lapangan Sekundang, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kamis (15/10/2026), untuk meramaikan Gebyar Semarak Merah Putih. Tak sekadar menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan dan menggerakkan ekonomi masyarakat.
Berlangsung selama 10 hari, mulai 15 hingga 24 Oktober 2026, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Beragam produk lokal, hiburan, serta aktivitas ekonomi hadir untuk memberikan manfaat langsung bagi warga.
Wakil Gubernur Bengkulu Mian hadir bersama Anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih (EKN), Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajudin, Bupati Kaur Gusril Pausi, serta unsur Forkopimda.
Dalam sambutannya, Mian menegaskan bahwa Semarak Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, agenda ini menjadi upaya memperkuat persatuan, menumbuhkan optimisme, dan memastikan manfaat program pemerintah dapat dirasakan masyarakat.
Menurut Mian, kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi Kementerian Dalam Negeri kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu atas capaian pengendalian inflasi dan penurunan pengangguran.
Ia juga mengapresiasi gagasan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang mendorong kegiatan serupa hadir di sembilan kabupaten dan satu kota di Provinsi Bengkulu.
"Anggaran reward tersebut kami kembalikan sepenuhnya kepada rakyat dalam bentuk pelayanan langsung," tegas Mian.
Manfaat kegiatan ini diharapkan turut dirasakan pelaku usaha lokal. Hampir 100 tenant UMKM ikut meramaikan kegiatan, menawarkan beragam produk kepada pengunjung. Sejumlah band lokal juga tampil untuk menghibur masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran para pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan penjualan sekaligus memperluas pasar produk lokal. Dengan demikian, keramaian kegiatan tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka peluang pendapatan bagi masyarakat.
Mian menambahkan, komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui program Bantu Rakyat tidak berhenti pada bantuan sosial dan kegiatan keramaian. Pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian untuk mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan akses masyarakat.
"Untuk tahun 2027, Kabupaten Bengkulu Selatan mendapat alokasi anggaran hampir Rp32 miliar ditambah hibah jembatan di Seginim Rp5 miliar. Ini komitmen kami tidak hanya bagi sembako, tetapi juga membangun infrastruktur," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajudin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, Semarak Merah Putih menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati hiburan sekaligus mengakses berbagai kegiatan yang memberi manfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Rifai mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan kegiatan dengan menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.
"Saya mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan menjaga ketertiban, sehingga suasana tetap aman, nyaman dan menyenangkan," ujarnya.
Ia berharap semangat Semarak Merah Putih dapat memperkuat kebersamaan dan menjadi bagian dari upaya membangun Bengkulu Selatan yang lebih maju melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan upaya membangun daerah yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan kesempatan ekonomi dan manfaat nyata bagi masyarakat. [nata]
