-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bupati Arie Buka Lembaran Baru, UMKM Bengkulu Utara Ke Jepang dan Jerman

Jumat, 29 Agustus 2025 | Agustus 29, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-29T01:02:57Z

 


Pesonanusa. Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata benar-benar menaikan level produk UMKM Kabupaten Bengkulu Utara. Bagaimana tidak, orang nomor wahid di Pemkab Bengkulu Utara ini baru saja MoU dengan buyer dari Jepang dan perusahaan Indonesia yang bermitra dengan perusahaan Jerman.


Hal itu dilakukan ketia Bupati Arie, menghadiri secara langsung acara pembukaan APKASI Otonomi Expo 2025, yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Kamis (28/8).


“Kehadiran kita di APKASI Otonomi Expo ini menjadi ajang penting untuk memperkenalkan potensi dan produk lokal Bengkulu Utara ke tingkat nasional bahkan internasional. Kita ingin memastikan bahwa produk-produk kita bisa bersaing dan mendapat tempat di pasar global,” ungkap Bupati Arie di sela-sela kunjungannya.


Partisipasi aktif Pemkab Bengkulu Utara dalam APKASI Otonomi Expo 2025 menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan ekonomi berbasis kearifan lokal, serta memperluas jaringan kerja sama antar daerah maupun dengan pelaku usaha UMKM Lokal.


Ketika meninjau langsung stand pameran milik Kabupaten Bengkulu Utara, Bupati sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras para pelaku UMKM daerah yang terus berinovasi memenuhi keinginan selera pasar global dengan menampilkan produk UMKM berstandar.


Stand tersebut menampilkan berbagai produk unggulan khas Bengkulu Utara, termasuk hasil pertanian seperti biji kopi, olahan makanan seperti keripik pisang enggano, baytat, pisang lilit, kerajinan tangan dari lidi sawit dan Batik Kagango yang menjadi kebanggaan daerah.


Untuk diketahui, acara bergengsi tahunan ini secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.


Mengusung tema “Produk Lokal Mengglobal”, APKASI Otonomi Expo 2025 menjadi wadah strategis bagi pemerintah kabupaten seluruh Indonesia untuk mempromosikan potensi daerah, terutama sektor unggulan seperti UMKM, pariwisata, pertanian, hingga industri kreatif, yang berlangsung selama 5 hari kedepan sejak tanggal 27 Agustus 2025. [nata/mcBU]

×
Berita Terbaru Update