-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Konektivitas Udara Dipertaruhkan, Gubernur Bengkulu Resmi Surati Garuda Indonesia

| Februari 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-27T09:09:29Z

 

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan

Pesonanusa- Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat menjaga stabilitas konektivitas ekonomi daerah menyusul kabar rencana penghentian layanan penerbangan Garuda Indonesia di Bengkulu.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, secara resmi menyurati manajemen maskapai nasional tersebut agar operasional rute Jakarta–Bengkulu tetap dipertahankan.

Langkah ini dinilai penting mengingat transportasi udara menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung mobilitas pelaku usaha, investasi, serta percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Dalam surat bernomor B.500.11.1/X/DISHUB/2026 tertanggal 27 Februari 2026, Gubernur menegaskan bahwa keberadaan layanan penerbangan full service memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas konektivitas bisnis Bengkulu dengan pusat ekonomi nasional.

Menurutnya, Bengkulu saat ini memasuki fase percepatan pembangunan dengan hadirnya sejumlah proyek strategis nasional, mulai dari lanjutan pembangunan jalan tol, peningkatan kapasitas Pelabuhan Pulau Baai sebagai pelabuhan logistik utama di Sumatera, hingga pengembangan Bandara Fatmawati Soekarno menuju bandara internasional.
“Keberlanjutan layanan penerbangan sangat menentukan kelancaran arus investasi, mobilitas tenaga kerja profesional, serta konektivitas perdagangan daerah,” tulis Gubernur dalam surat tersebut.

Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyatakan kesiapan untuk mendukung langkah strategis secara kolaboratif guna meningkatkan tingkat okupansi dan keberlanjutan operasional maskapai di daerah.

Selain kepada manajemen Garuda Indonesia, surat tersebut turut ditembuskan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Otoritas Bandara Wilayah VI Padang, serta pengelola bandara setempat sebagai bagian dari koordinasi lintas sektor transportasi udara.

Selama lebih dari satu dekade, Garuda Indonesia dinilai berkontribusi menjaga standar layanan penerbangan premium di Bengkulu. Kehadiran maskapai full service dianggap tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga pada pertumbuhan pariwisata, perdagangan, dan kepercayaan investor terhadap aksesibilitas wilayah.

Pemerintah daerah berharap keberlanjutan rute penerbangan tersebut dapat menjadi katalis bagi transformasi ekonomi Bengkulu yang tengah diarahkan menjadi simpul logistik dan pertumbuhan baru di pesisir barat Sumatera. [nata]


×
Berita Terbaru Update