Pesonanusa. Pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah, jumlah hewan kurban di Provinsi Bengkulu tercatat meningkat menjadi 12.199 ekor, naik 299 ekor dibanding tahun sebelumnya.
Kenaikan ini dinilai bukan sekadar angka, tetapi menjadi sinyal menguatnya semangat berbagi dan meningkatnya kemampuan masyarakat dalam berkurban.
Pelaksanaan Salat Iduladha yang dipusatkan di Masjid Raya Baitul Izzah, Kota Bengkulu, Rabu (27/5), berlangsung khidmat dan dipadati ribuan jamaah. Wakil Gubernur Bengkulu, Ir H Mian, hadir bersama jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda.
“Alhamdulillah, jumlah hewan kurban tahun ini naik 299 ekor dibanding tahun lalu. Ini sejalan dengan semangat Program Bantu Rakyat yang terus dijalankan pemerintah,” kata Mian.
Data PHBI Provinsi Bengkulu mencatat jumlah hewan kurban tahun 2026 mencapai 12.199 ekor, terdiri dari 267 kerbau, 7.760 sapi, dan 4.172 kambing. Sementara tahun 2025 tercatat 11.900 ekor, atau meningkat sekitar 2,5 persen.
Pemerintah menilai capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa kebijakan yang berorientasi langsung pada masyarakat mulai memberi dampak terhadap penguatan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Tak hanya masyarakat, pemerintah juga menunjukkan komitmennya melalui penyaluran hewan kurban. Pemprov Bengkulu menyalurkan 49 ekor sapi, Kanwil Kemenag Bengkulu 14 ekor sapi, dan Masjid Raya Baitul Izzah 8 ekor sapi.
Dengan tema “Meneguhkan Spirit Kurban, Merawat Alam dan Kemanusiaan”, Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi perayaan ibadah, tetapi juga panggung optimisme bahwa program kerakyatan yang dijalankan pemerintah mulai dirasakan masyarakat Bengkulu. [nata]
