-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Makam Penjahit Sang Saka Merah Putih Direncanakan Dipindah ke Bengkulu

| Mei 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-06T08:04:16Z

 

Suasana rapat

Pesonanusa. Pemerintah Provinsi Bengkulu mewacanakan pemindahan makam Ibu Negara pertama Republik Indonesia, Fatmawati Soekarno, dari Jakarta ke tanah kelahirannya di Bengkulu.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, bersama sejumlah organisasi perangkat daerah. Pertemuan berlangsung di Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (6/5), dengan agenda pembentukan tim kajian.


Khairil Anwar mengatakan, usulan ini merupakan arahan Gubernur Bengkulu sebagai upaya pelestarian sejarah sekaligus memperkuat identitas daerah.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami mengusulkan agar makam Ibu Fatmawati Soekarno dapat dipindahkan ke Bengkulu, tanah kelahiran beliau,” ujarnya.


Ia menambahkan, usulan tersebut akan disampaikan kepada pihak keluarga serta Kementerian Sosial Republik Indonesia guna memperoleh persetujuan.

Rencananya, lokasi pemindahan berada di kawasan Taman Remaja yang akan direvitalisasi menjadi area terpadu. Kawasan itu disiapkan sebagai destinasi wisata sejarah yang dilengkapi fasilitas pendukung seperti masjid, jogging track, dan sentra UMKM.


Diketahui, Fatmawati Soekarno dikenal sebagai penjahit Sang Saka Merah Putih dan istri Presiden pertama RI, Soekarno. Keduanya bertemu saat masa pengasingan di Bengkulu dan menikah pada 1 Juni 1943.

Bendera pusaka yang dijahit pada 1944 kemudian dikibarkan pada peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Fatmawati lahir pada 5 Februari 1923 dan wafat pada 14 Mei 1980. Saat ini, ia dimakamkan di TPU Karet Bivak.

Pemerintah berharap rencana ini dapat memperkuat nilai sejarah sekaligus mendorong sektor pariwisata di Bengkulu. [nata]

×
Berita Terbaru Update