Pesonanusa. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, resmi melantik Iswahyudi sebagai Direktur Utama Bank Bengkulu hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu, Senin (22/6).
Dalam kesempatan yang sama, gubernur juga melantik Aprikie Putra Wijaya sebagai Komisaris Independen Bank Bengkulu.
Penetapan direksi definitif ini menjadi langkah penting bagi Bank Bengkulu setelah hampir satu tahun dipimpin Iswahyudi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama. Keputusan seluruh pemegang saham yang memberikan dukungan penuh dinilai menjadi modal kuat bagi manajemen untuk mempercepat transformasi dan memperkuat kinerja bank daerah tersebut.
"Iswahyudi berhasil mengatasi berbagai persoalan selama satu tahun menjabat sebagai pelaksana tugas direktur utama," kata Helmi Hasan.
Menurut gubernur, seluruh pemegang saham dalam RUPSLB sepakat memberikan mandat kepada Iswahyudi untuk memimpin Bank Bengkulu secara definitif. Ia menegaskan, tantangan Bank Bengkulu ke depan tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memperkuat peran sebagai lembaga keuangan yang berpihak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
"Sebagai bank daerah, Bank Bengkulu tidak hanya berbicara soal program dan keuntungan, tetapi juga memiliki tugas mulia memberikan perhatian lebih kepada pelaku usaha kecil di daerah," ujarnya.
Iswahyudi sendiri menyatakan siap mengemban amanah tersebut dengan fokus pada penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan kualitas pelayanan, serta percepatan transformasi digital agar Bank Bengkulu semakin kompetitif di tengah persaingan industri perbankan.
"Kepercayaan ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami akan terus memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong inovasi agar Bank Bengkulu semakin kompetitif," ujar Iswahyudi.
Berbekal pengalaman panjang di Bank Bengkulu, mulai dari Pemimpin Divisi Pemasaran, Kepala Cabang Utama, Direktur Bisnis hingga Plt Direktur Utama, Iswahyudi dinilai memahami tantangan dan kebutuhan bank secara menyeluruh.
Di bawah kepemimpinan definitif tersebut, Bank Bengkulu menargetkan penguatan bisnis, percepatan digitalisasi layanan, serta peningkatan kontribusi terhadap pengembangan UMKM dan sektor-sektor produktif di Bengkulu. Kehadiran komisaris independen yang baru juga diharapkan memperkuat fungsi pengawasan dan tata kelola perusahaan. [nata]
