Namun hingga pertengahan tahun ini, belum terlihat perusahaan yang dipimpin direktur perempuan mendominasi ataupun tercatat sebagai pemenang tender proyek jalan.
Pada proyek jalan tahun 2026, seluruh paket yang terpantau masih berada dalam proses pengadaan sehingga belum ada pemenang yang ditetapkan secara resmi.
Adapun paket proyek yang sedang berproses antara lain pembangunan Jalan Unit III Padang Jaya dengan pagu anggaran Rp1,5 miliar, Jalan Tanjung Dalam Kecamatan Ulok Kupai Rp2,5 miliar, Jalan Kota Agung–Dusun Curup Rp1,7 miliar, Jalan Sido Mukti–Marga Jaya Rp1,5 miliar, Jalan Air Manganyau Rp1,8 miliar, Jalan Napal Putih–Muara Santan Rp1,5 miliar, Jalan Air Tenang–Tanjung Harapan Rp2 miliar, Jalan Kemumu–Dusun Curup Rp1,7 miliar, serta Jalan Kota Bani–Suka Makmur Rp1 miliar.
Sementara itu, dua paket lainnya yakni Jalan Lingkungan Desa Karang Pulau RW 9 Kecamatan Putri Hijau dengan pagu Rp1,7 miliar dan Jalan Lingkungan Desa Tanah Tinggi Kecamatan Padang Jaya senilai Rp1 miliar tercatat berstatus gagal tender.
Jika menilik pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025, persaingan proyek jalan di Bengkulu Utara terbilang cukup ketat. Data dihimpun, dari total 36 paket proyek jalan yang dilelang, sejumlah perusahaan berhasil lolos verifikasi dan memenangkan tender secara terbuka melalui LPSE. [nata]
